Mar 4, 2014

Ribuan Cinta Dalam 30 Hari

Untuk semua cinta yang berbahagia, 



"Kita tidak bisa memilih cinta seperti apa yang akan kita miliki, karena cinta lah yang akan memilih hati yang memang sepantasnya dihampiri."


Dear seluruh pasangan #DuaHati dengan tukang pos @lionychan,

Terimakasih. 
Terimakasih untuk kepercayaan tertinggi yang kalian berikan kepada aku sebagai tukang pos yang mengantarkan lembaran penuh cinta dari kalian. Tanggung jawab penuh cinta yang setiap hari selalu membayangi untuk dilaksanakan. Tiga puluh hari yang berwarna, karena kisah dan kasih kalian yang luas dari kedalaman hati. Bahagia yang sederhana untukku selama tiga puluh hari ini.


Terkadang, kita tak akan pernah sadari bahwa kita benar-benar mempunyai cinta dalam wujud yang nyata, hingga ketika cinta itu menemukan pasangannya. Dan disini, applause penuh cinta untuk peserta #DuaHati paling konsisten;

@iybi & @egbertz - semoga pelukan dalam pertemuan yang sekian lama dinantikan segera menjadi nyata, ya ;)

@I_am_BOA & @dennyed - berdamai dengan masa lalu, mungkin cara terbaik untuk bersahabat kepada masa depan, salut kepada kalian, Bets & Ed. 

@astriabee & @philiohallen - bukan jarak yang memisahkan cinta, justru cintalah yang mendekat ribuan kilometer dalam satu genggaman hati yang setia, dan surat merekam ribuan cerita di dalamnya. Ah, kalian terlalu romantis untuk sebuah long distance relationship. Semoga awet, ya ;)

@ArwinErS & @sindshn - Milan dan Ilona, semoga buku dan secangkir kopi akan selalu hangat seperti hangatnya kerinduan diantara kalian. 


Dan untuk; 
@balassurat & @imaadew - @phiblackpearl & @haloguna - @isyiaAyu & @massugie_ - @dilaputiLg & @hairunnisa_z - @klallaa & @danileinad - @shcl & @AdotAdinata - @EviSriRezeki & @ch_evaliana - @rahmasly & @febrimantara - @indtari & @wulanparker - @hey_gina & @fajarseptian - @leonhardgaleh & @orchidantii , terimakasih telah menghadirkan keanekaragaman cinta dalam bentuk persahabatan yang indah yang saling menguatkan, cinta jarak jauh yang sering memancing kesetiaan namun berakhir pada keagungan kepercayaan, cinta yang sering memicu pertengkaran dan berakhir dengan kerinduan akan pelukan serta cinta yang terus bersemi dengan kisah cinta yang berbeda setiap hari. Dan spesial untuk @aspian_pian & @DewiAtriani , selamat ya atas lembaran cinta yang baru saja kalian tuliskan. Semoga perjalanan cinta kalian kedepannya terus melaju tanpa riak-riak kecil pengganggu. Aku bahagia atas kalian semua. 


Cinta itu nyata, senyata konsistensi dan kerjasama yang saling memeluk komitmen.

Terimakasih. 

Terimakasih untuk segenap tim @PosCinta, seluruh tukang pos kesayangan @omemdisini, @ekaotto, @heyechi, @godhfd, @gembrit, @ikavuje, @adityadaniel, @MungareMike, @sunoesche, @tuannico, @perempuansore, @dausgonia, @misteeerius, @catatansiDoy dan partner #DuaHati @Ndigun. It's glad to be part of you and to have family like you all. Thanks for 30 days of love in works. 

See you again in #30HariMenulisSuratCinta 2015!

.... and see you all very soon in Gathering Pos Cinta next Sunday 9th March 2014! 



with a bunch of love,
@lionychan









Feb 8, 2014

Mari Tuntaskan Penasaran

Dear, Rena.
Aku menulis surat ini di penghujung senja yang redup dan sedikit mendung diiringi rintik hujan dari jendela kantorku. Hari ini aku tidak berminat untuk segera pulang walaupun rutinitas disini telah selesai dua jam yang lalu. Aku menikmati saat-saat seperti ini, sendiri dan sunyi yang membuatku bebas memikirkan banyak hal. Dan saat ini aku tengah memikirkanmu.

Dear, Rena.
Aku adalah lelaki yang suka akan tantangan walaupun aku tidak terlalu menyukai teka-teki permainan. Dan untuk mengenalmu lebih dalam adalah tantangan baru bagiku. Bagaimana surat hingga namamu singgah di hariku belakangan ini sungguhlah misteri yang mengusikku. Namun aku tak terlampau peduli, baik itu secara kebetulan atau memang takdirku untuk mengenalmu, terlebih tentang masa lalumu yang kau sebut Fahri, itu tak penting bagiku.

Dear, Rena.
Bercerita adalah salah satu kekurangan bagiku. Aku tak bisa dengan lantangnya untuk memulai suatu obrolan kecuali kau pancing aku lebih dahulu, itulah mengapa aku sering merasa kesepian. Banyak hal yang sebenarnya ingin kuutarakan kepada orang-orang di sekelilingku, namun aku tidak terlalu mempercayai mereka sebagai pendengar yang baik. Aku takut mereka akan menjadi racun bagi jiwaku ketika apa yang kuceritakan hanya akan menjadi putaran bola yang menjadi kurang dan lebih di setiap telinga yang mendengarnya. Dan ketika kau katakan bahwa sosokmu adalah perempuan yang tak lepas dari drama, akupun menjadi sedikit ragu. Benarkah seperti itu? Benarkah setiap perempuan tercipta dengan sisi drama yang kuat dalam hidupnya?

Dear, Rena.
Apakah kau menyukai kopi dan kawan-kawannya? Bagiku, kopi adalah nyawa, yang tanpanya, hidupku hanyalah robot tanpa jiwa. Dalam sehari paling tidak aku menghabiskan tiga cangkir kopi dengan berbagai macam seduhan ditengah rutinitas kerja dan di penghujung malamku. Lalu, bagaimana seandainya kita bertemu dan tuntaskan semua penasaranku atasmu di hadapan secangkir kopi di sebuah kafe favoritku yang berada di tengah kota. Aku tau kau dan aku berada di kota yang sama dan tentunya akan mudah bagi kita untuk saling bersua. Disana, nantinya, aku ingin melihatmu secara nyata yang tak lagi hanya sebatas menerka-nerka lewat surat seperti. Mari jadwalkan!

Regards,
-Radit