Sep 16, 2009

Sebuah Keputusan

Sore yang indah di atas balkon tempat itu..
sembari memandang keramaian kota, yang terpampang jelas dari pantulan birunya langit dan menyesap secangkir coffe latte yang menjadi favorit dua tahun belakangan ini..
ditemani dengan sebuah buku, sahabat – sahabatku atau bahkan lelaki ku..
tertawa ceria, lepas tanpa beban..
kini, semua itu menjadi hal yang sangat kurindukan.

Tumpukan buku dan kertas, laptop atau komputer yg siap menantang, kepingan cd, ceceran flashdisk dan dateline yang membuatku gila..
hura - hura tanpa batas..smua tanpa aturan,telah menghantuiku belakangan ini..
jam dan waktu bergulir tanpa terasa dan aku tak dapat merasakan adanya perubahan..
semuanya tetap SAMA, KONSISTEN, dan memBOSANkan..

Kuingin keluar dari lingkaran itu..
kuingin kembali lepas melakukan apa yang aku mau tanpa tekanan ataupun permintaan..
kuingin tertawa lepas lagi bersama mereka yang mencintaiku tanpa pura – pura..
walaupun dengan begitu juga aku akan kehilangan dia..
dia yang selama ini memenuhi ruang bayangan dihatiku..
tetapi apalah dayaku menahannya di pikiran ini..??
ku hanya bisa tersenyum..

Telah ku ikhlaskan semua dunia indah hanya dimuka saja yang telah kubuat selama ini..
telah kurelakan semuanya berlalu..
namun ku tak ingin pengalaman – pengalaman terbaik itu hilang dari otakku dan semua memori indah itu akan slalu tersimpan di jiwaku..
Selamanyaa.. sampai hilang kesadaranku nantinyaa..


......................dalam sebuah perjalanan hidup...............