“God gave you a gift of 86,400 seconds today. Have you used one to say “thank you?”
~Terimakasih Tuhan, atas nafas kehidupanMu. Atas kesempatan yang Kau berikan kepadaku untuk menghirup oksigenMu hingga detik ini. Terimakasih Kau tetap menyayangiku walau terkadang aku sempat melupakanMu, lupa menjalankan kewajibanku atasMu.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikanku kesembuhan atas penyakitku. Seminggu lalu itu sungguhlah buruk. Tergeletak tak berdaya di kasur selama beberapa hari itu sangatlah mematikan bagiku. Kehilangan waktu waktu terbaikku untuk berinteraksi sosial dan melakukan suatu pekerjaan itu adalah hal yang sangat menyiksa, aku membencinya. Bahkan bayangan akan penyakit ganas beberapa tahun lalu pun sempat terbayang. Namun aku yakin aku telah terbebas dari itu. Aku yakin Kau sangat menyayangi makhluknya yang tak pernah berhenti berjuang untuk melawan dan berkeyakinan. Terimakasih Tuhan, kini aku lebih menghargai arti dari kata 'sehat'. Takkan kuulangi lagi seperti ini. :)
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikanku keluarga yang komplit. Orang tua, papa mama yang sangat sabar menghadapiku. Yang walaupun hingga kini aku belum bisa memberikan selembar ijazah kepada mereka, tak pernah sekalipun mereka berhenti mencintaiku. Terimakasih telah melengkapi hidupku dengan abang dan adik adik yang baik, walaupun pertengkaran selalu menghiasi hari - hari kami. Sedikit sih.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau hadirkan teman, sahabat dan orang - orang baik sebagai pelengkap hariku. Tak pernah terbayang bagiku, apalah jadinya aku jika tak ada satupun dari mereka dalam hidup ini. Berikan kesabaran extra kepada mereka agar bisa menerima ku apa adanya sebagaimana akupun terhadap mereka.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau dekatkan ku dengan mereka yang kurang beruntung dengan berbagai macam cara mu. Kau berikan pelajaran berharga untukku dengan caramu memperkenalkan anak jalanan - para penyandang cacat - serta para yatim piatu kepadaku. Dengan mengenal mereka, aku lebih lebih menghargai apa yang aku punya untuk saat ini, aku mulai belajar untuk berbagi dan aku mengenal kata sabar dan ikhlas dengan baik. Semua itu sungguh hal berharga yang tak ternilai. Dan terimakasih telah kau ijinkan ku memiliki keluarga kedua dengan mereka sebagai bagian didalamnya.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikan akal dan kepintaran ke makhlukmu yang paling sempurna, manusia. Terimakasih telah kau beri kesempatan kepada manusia manusia pintar tersebut untuk menciptakan sebuah teknologi bernama internet dan social media. Darinya aku bisa menjangkau dunia hanya dengan sekali sentuhan. Aku bisa menjaga silahturahmi dengan kerabat dan kawan hanya dengan beberapa ketikan. Tanpanya, mungkin aku hanya sebatas manusia yang berada di sudut langit kelam.
~Terimakasih Tuhan, Kau pernah ijinkan ku untuk patah hati. Terimakasih telah kau berikan ku kesempatan untuk menyimpan suatu kenangan. Akan suatu peristiwa, akan cinta, yang darinya aku belajar menjadi dewasa.
- William Arthur Ward -
Begitu banyak hal yang kita terima dalam hidup ini, baik dan buruk, semua itu adalah anugerah yang tak ternilai dari Sang Maha Pencipta. Kadang, ada kalanya, kita tidak sadar akan makna dari suatu hal, aku pun. Dan itulah yang sering membuat kita terus mendongak keatas, berada di atas ambang kesombongan lanjut lupa diri. Ada baiknya kita mulai bersyukur, berterimakasih atas semua hal yang ada dalam hidup kita hingga saat ini. Apapun itu, sebesar dan sekecil apapun, syukurilah. Akupun akan ber :
~Terimakasih Tuhan, atas nafas kehidupanMu. Atas kesempatan yang Kau berikan kepadaku untuk menghirup oksigenMu hingga detik ini. Terimakasih Kau tetap menyayangiku walau terkadang aku sempat melupakanMu, lupa menjalankan kewajibanku atasMu.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikanku kesembuhan atas penyakitku. Seminggu lalu itu sungguhlah buruk. Tergeletak tak berdaya di kasur selama beberapa hari itu sangatlah mematikan bagiku. Kehilangan waktu waktu terbaikku untuk berinteraksi sosial dan melakukan suatu pekerjaan itu adalah hal yang sangat menyiksa, aku membencinya. Bahkan bayangan akan penyakit ganas beberapa tahun lalu pun sempat terbayang. Namun aku yakin aku telah terbebas dari itu. Aku yakin Kau sangat menyayangi makhluknya yang tak pernah berhenti berjuang untuk melawan dan berkeyakinan. Terimakasih Tuhan, kini aku lebih menghargai arti dari kata 'sehat'. Takkan kuulangi lagi seperti ini. :)
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikanku keluarga yang komplit. Orang tua, papa mama yang sangat sabar menghadapiku. Yang walaupun hingga kini aku belum bisa memberikan selembar ijazah kepada mereka, tak pernah sekalipun mereka berhenti mencintaiku. Terimakasih telah melengkapi hidupku dengan abang dan adik adik yang baik, walaupun pertengkaran selalu menghiasi hari - hari kami. Sedikit sih.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau hadirkan teman, sahabat dan orang - orang baik sebagai pelengkap hariku. Tak pernah terbayang bagiku, apalah jadinya aku jika tak ada satupun dari mereka dalam hidup ini. Berikan kesabaran extra kepada mereka agar bisa menerima ku apa adanya sebagaimana akupun terhadap mereka.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau dekatkan ku dengan mereka yang kurang beruntung dengan berbagai macam cara mu. Kau berikan pelajaran berharga untukku dengan caramu memperkenalkan anak jalanan - para penyandang cacat - serta para yatim piatu kepadaku. Dengan mengenal mereka, aku lebih lebih menghargai apa yang aku punya untuk saat ini, aku mulai belajar untuk berbagi dan aku mengenal kata sabar dan ikhlas dengan baik. Semua itu sungguh hal berharga yang tak ternilai. Dan terimakasih telah kau ijinkan ku memiliki keluarga kedua dengan mereka sebagai bagian didalamnya.
~Terimakasih Tuhan, atas kenikmatan hidup yang aku peroleh. Atas materi yang berkecukupan. Atas rezeki yang selalu datang dalam setiap pekerjaan. Tolong jauhkan ku dari kesombongan dan kekikiran atasnya.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikan akal dan kepintaran ke makhlukmu yang paling sempurna, manusia. Terimakasih telah kau beri kesempatan kepada manusia manusia pintar tersebut untuk menciptakan sebuah teknologi bernama internet dan social media. Darinya aku bisa menjangkau dunia hanya dengan sekali sentuhan. Aku bisa menjaga silahturahmi dengan kerabat dan kawan hanya dengan beberapa ketikan. Tanpanya, mungkin aku hanya sebatas manusia yang berada di sudut langit kelam.
~Terimakasih Tuhan, Kau pernah ijinkan ku untuk patah hati. Terimakasih telah kau berikan ku kesempatan untuk menyimpan suatu kenangan. Akan suatu peristiwa, akan cinta, yang darinya aku belajar menjadi dewasa.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikan ku kesempatan untuk jatuh cinta (lagi). Kepada lelaki yang telah memeluk erat rinduku, walau entahlah dia tahu ataupun tidak. Terimakasih Kau telah ajarkan ku cara mencintai yang ikhlas, yang tidak selalu mengharap imbalan dari suatu perasaan.
~Terimakasih Tuhan, telah Kau berikan jalan kepadaku untuk bersyukur dan berterimakasih atas semua nikmatMu lewat #MagicalMay2012 ini. Terimakasih @kikisuriki @dear_connie :)
Terimakasih Tuhan Maha Pencipta.
Terimakasih Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang.
Terimakasih semesta yang selalu berjabat erat dengan kehidupan.
#MagicalMay2012 Day-1